part G

 ~ Sang Pemilik
Cinta Yang Abadi ~

Hari ini entah mengapa jari-jari kecilku mengajak jiwaku merangkai kata-kata yang mungkin tak indah ataupun memukau seperti sajak-sajak sang maestro tersohor.

aku tak tahu
aku tak mengerti
aku tak mampu menyimpulkan
aku tak tahu sedikit pun
tentang misteri hidup ini

Saat itu aku masih ingusan, yang bodoh, berkeinginan mencoba mengenal arti kata cinta. Benar kata pepatah "Jangan suka bermain api". Tapi hidup ini bukan untuk disesali, karena dengan mencintai aku bisa belajar tentang kehidupan, belajar memahami, belajar untuk mengerti, belajar menerima, belajar tentang keikhlasan, dan yang terpenting dengan mencintai kita dapat menemukan cara untuk mendapatkan cintaNya - cinta yang sejati.

 

Ibarat mimpi di sepertiga malam yang membangunkan kita untuk sejenak bermunajah kepadaNya, cinta bisa membuat kita sadar dan semakin mendekatkan diri kita pada Sang Pemilik Cinta yang abadi.

Tapi ibarat mimpi disenja hari, yang menghanyutkan lalu mengagetkan kita, cinta membuat kita tertatih, terlena, berdebar, bahkan menangis karena begitu banyak rasa sakit yang kita rasakan dalam mencintai.

 

Cinta mengajak aku mengenalnya, cinta mengajarkan aku cara mempercai perasaan.

Ya, perasaan yang kuyakin adalah kebenaran dalam hidup ini. Cinta juga yang menuntunku menyimpulkan kata kunci dalam menapaki jalan hidup yang penuh pintu misteri. 


                             <<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

 









 




Komentar